Tipe Benang dan Fungsinya

Posted by admin on 02/12/2020 in FYI

Benang salah satu bahan yang penting dalam proses menjahit, jenis atau tipe benang yang ada pun beragam sesuai dengan fungsi nya masing-masing. Beberapa jenis benang yang sering digunakan adalah benang jahit, benang obras, benang sulam, benang bordir, benang karet, benang nilon dan benang sutra.

Apa itu Benang?

Benang adalah sebuah serat yang panjang, digunakan untuk pemroduksian tekstil, penjahitan, dll. Benang dapat dibuat dari berbagai jenis bahan baku seperti bahan sintetik atau bahan alami. Jika dibuat dari bahan alami benang bisa dibuat menggunakan bahan katun, sutra, bambu, wol, alpaca, dll.

Dalam dunia jahit-menjahit, benang merupakan salah satu bahan baku produksi yang sangat penting, jika tidak menggunakan bagaimana bisa Anda menyambungkan atau merekatkan bagian-bagian pakaian yang akan Anda produksi? Maka dari itu perlu sekali untuk mengetahui jenis-jenis benang beserta fungsinya.

Untuk mendapatkan hasil jahitan yang baik, selain menggunakan bahan yang baik juga perlu untuk menggunakan benang yang berkualitas dan kuat, agar hasil jahitannya pun menjadi kuat dan tidak mudah lepas dan robek.

Jenis – Jenis Benang Dan Fungsinya

Mempersiapkan produksi untuk pakaian Anda tidak bisa sembarangan, harus disiapkan secara matang. Baik dari segi kualitas, bahan kain sampai ke peralatan pendukungnya juga, salah satunya adalah benang. Begitu banyak jenis benang yang tersedia di pasaran, tapi tahukah Anda apa saja jenis benang dan bagaimana dengan fungsinya? Apakah satu jenis benang bisa digunakan untuk proses produksi yang berbeda? Di bawah ini merupakan penjelasan tentang berbagai jenis benang serta fungsinya, yang mungkin perlu Anda ketahui

Benang Jahit

Benang jahit merupakan jenis benang yang sengaja diciptakan secara khusus untuk menjahit pakaian. Benang yang digunakan untuk menjahit juga dibedakan menjadi beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika akan menjahit kain katun yang cukup tebal contohnya, tidak mungkin Anda menggunakan jenis benang yang sama dengan benang yang digunakan untuk menjahit kain katun yang tipis.

Pilihlah benang jahit yang tidak mempunyai serat yang pendek, karena ada beberapa kekurangan yang bisa Anda temui seperti ujung benangnya yang mudah terbuka, kekuatan benang yang kurang dan mudah terputus. Maka dari itu Anda perlu memilih benang yang mempunyai diameter benang yang rata, tahan gesekan, tidak mudah putus meskipun sudah dicuci berulang kali, lentur bisa mengikuti jalur jahitan.

Benang Obras

Benang ini merupakan jenis benang yang biasa dipakai untuk merapikan tepi kain supaya menjadi lebih rapi dan benangnya tidak terurai berantakan. Jika dibandingkan dengan benang jahit ukuran dari benang obras ini biasanya lebih halus lagi. Melihat dari jenis benang yang biasa digunakan untuk mengobras pakaian adalah benang Polyester.

Benang Sulam

Selain dua jenis benang di atas masih ada beberapa jenis benang lainnya yang mungkin perlu juga untuk Anda ketahui. Benang Sulam adalah benang yang digunakan untuk menyulam dan menghiasi kain supaya tampak lebih cantik. Contohnya, sulaman pada taplak meja, sarung bantal, dll. Salah satu kelebihan benang Sulam dari benang lain adalah benang sulam mempunyai tekstur yang lebih halus dan lembut.

Benang Bordir

Benang bordir merupakan jenis benang yang biasa digunakan untuk membordir atau menyulam dengan mesin jahit. Bordir merupakan salah satu jenis penghias pakaian, yang bisa digunakan pada kaos atau kaos polo. Bahan dan tekstur dari benang bordir sebenarnya tidak begitu berbeda dengan benang jahit, warna yang digunakan untuk benang bordir biasanya lebih mengkilap dari benang biasa. Agar mendapatkan hasil bordir yang berkualitas baik, selain memperhatikan warna benang nya Anda pun harus memperhatikan kualitas dari benang bordir tersebut.

Benang Karet

Benang karet merupakan jenis benang yang terbuat dari getah karet yang sudah divulkanisir. Karena memiliki kandungan karet maka benang yang dihasilkan pun terlihat lebih tebal dan sangat elastis. Dengan karakteristiknya yang elastis ini benang karet sangat cocok jika digunakan untuk mengerutkan beberapa bagian tertentu pada pakaian. Contohnya bisa mengerutkan bagian perut, leher, lengan, pinggang atau dada.

Benang Nilon

Benang ini biasa digunakan untuk menjahit bahan-bahan parasut atau bisa juga untuk menjahit sepatu, sandal dan kain yang tebal seperti kain terpal. Benang Nilon dibuat dari minyak bumi, batu bara dan bahan kimia

Benang Sutera

Tahukah Anda jika benang sutera dibuat dari serat kepompong? Sebuah kepompong ternyata dapat menghasilkan benang sutera sepanjang 457 meter hingga 914 meter. Sifat dari benang sutera itu kuat, halus dan mengkilap maka dari itu benang ini biasanya digunakan untuk keperluan menjahit baju-baju spesial seperti baju-baju pesta. Di Indonesia sendiri benang sutera banyak dihasilkan di salah satu daerah di Sulawesi Selatan. Disana kain sutera banyak dibuat dengan corak-corak yang khas dengan proses ditenun dan dijadikan juga sebagai andalan industri rumah tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *